Selain itu, pembangunan juga mencakup jalan raya Kihiyang bagian dalam, yang pembiayaannya bersumber dari pihak eksekutif sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam meningkatkan aksesibilitas di wilayah desa.
Berkat sinergi dari berbagai sumber pendanaan tersebut, sebagian ruas jalan telah dan akan ditingkatkan kualitasnya melalui pengecoran. Pemerintah desa memastikan bahwa proses pengecoran lanjutan akan dimulai pada bulan Juni 2026.

Rahmat Sujari menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan menjadi prioritas utama karena memiliki dampak langsung terhadap mobilitas serta peningkatan ekonomi masyarakat.
“Kami tidak akan berhenti sampai seluruh jalan desa dalam kondisi baik, termasuk jalan utama yang menghubungkan antarwilayah. Ini adalah kebutuhan dasar masyarakat,” ujar Rahmat Sujari.
Warga pun memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan pemerintah desa, terutama dalam memperjuangkan pembangunan di tengah keterbatasan anggaran.
Dengan komitmen yang terus dijaga, pembangunan jalan di Desa Kihiyang diharapkan dapat segera tuntas dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (**)










