Menurut Farhan, penataan terhadap 17 ruas jalan strategis diyakini akan memberikan dampak visual maupun fungsional yang signifikan terhadap wajah Kota Bandung secara keseluruhan.
“Cukup 17 ruas jalan terlebih dahulu. Jika penataannya berhasil, dampaknya akan dirasakan oleh seluruh kota,” katanya.
Penataan jalan ini tidak hanya berorientasi pada aspek keindahan, tetapi juga mencakup peningkatan kenyamanan pengguna jalan, keselamatan, serta ketertiban ruang publik.
Lebih lanjut, Farhan menyebutkan bahwa Pemkot Bandung memulai pembenahan dari kawasan permukiman sebelum menyasar koridor utama kota. Strategi tersebut dipilih agar hasil pembangunan lebih terasa langsung oleh masyarakat dan berkelanjutan.
“Ini adalah soal menentukan pilihan, dan kami memilih langkah yang paling memberikan dampak nyata bagi warga,” pungkasnya. (****)







