Sementara itu, pedagang yang baru bergabung dikenakan biaya awal Rp30.000 untuk pembuatan kartu identitas dan pendaftaran melalui aplikasi yang digunakan pengelola.
Dindin menjelaskan, pedagang membawa tenda masing-masing dan menempati lapak sesuai nomor yang telah ditentukan pengelola. Adapun kebersihan area bazar menjadi tanggung jawab pihak pengelola.
Melalui kegiatan rutin tersebut, Pasar UMKM Top Putra diharapkan terus menjadi ruang bagi pedagang untuk mengembangkan usaha sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. (**)
