Bantaran Sungai di Kota Yogya Siap Dipercantik Lewat Mural

jogjakota.go.id/PESANJABAR
Terban Mural Competition menghadirkan karya penuh pesan moral sekaligus mengajak warga menjaga lingkungan sungai.

Ketua pelaksana Terban Mural Competition, Heru Prasetyo, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mempercantik tebing Lembah Kali Code sekaligus menyediakan ruang kreatif yang lebih terarah bagi seniman mural. Tema yang diangkat adalah “Harmoni Kota Yogyakarta Penuh Warna”, yang mengajak peserta menampilkan nilai budaya dan karakter khas Yogyakarta.

“Kegiatan ini untuk mempercantik kawasan lembah Kali Code agar terlihat indah dari berbagai sisi. Pesertanya dari kategori umum dan pelajar, namun penilaiannya kami satukan karena semua menunjukkan profesionalisme. Peserta luar kota mencapai 50 persen, sehingga bisa disebut ajang tingkat nasional,” jelasnya.

Heru menambahkan, kompetisi ini juga menjadi wadah agar seniman tidak membuat mural liar di ruang publik. Proses pengerjaan berlangsung selama tiga hari, dari 20 hingga 22 November, dengan penambahan waktu akibat cuaca kurang mendukung.

“Kami beri waktu tiga hari karena cuacanya tidak menentu. Mural dikerjakan 20–22 November dan hari ini diumumkan pemenangnya,” katanya.

Subki Mural Art (SMART) berhasil meraih juara pertama. Posisi kedua dan ketiga diraih Kamis Wage dan Ungu, sementara Jauza Design dan Vangof Art terpilih sebagai juara harapan.

Perwakilan SMART, Hanif Choirunnisa, menjelaskan bahwa mural mereka mengangkat figur Semar sebagai simbol pemberi nasihat bagi generasi muda.

“Mural ini berawal dari tokoh Semar yang melambangkan sosok penuh wejangan. Ia digambarkan mengingatkan anak muda yang terjerumus pergaulan tidak baik agar kembali pada budaya asli Jogja, Wong Jogja Ojo Lali Jogjane,” jelas Hanif.

Dalam karya tersebut, Semar tampak memeluk Tugu Jogja sebagai simbol menjaga nilai budaya dan karakter masyarakat Yogyakarta agar tetap lestari.

“Semar memeluk Tugu Jogja artinya menjaga Jogja tetap sopan santun, menjaga seni tari, gamelan, wayang, hingga kebersihan,” tuturnya.

Laman: 1 2

Source: jogjakota.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *