YOGYAKARTA.pesanjabar.com – Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menyerahkan piagam penghargaan kepada para pemenang Terban Mural Competition yang digelar di kawasan Lembah Mahannani, Terban, Minggu (23/11). Ia mengapresiasi kreativitas para seniman serta menekankan pentingnya peran warga dalam menjaga bantaran Sungai Code.
Hasto mengatakan, kompetisi mural tersebut menjadi sarana pemersatu masyarakat di sekitar Kali Code sekaligus mendorong kepedulian kolektif terhadap kelestarian lingkungan.
“Kompetisi ini ajang luar biasa yang mempersatukan warga pinggir Kali Code agar bersama menjaga lingkungan. Ini bisa menjadi contoh bahwa tepi sungai dapat dimanfaatkan untuk kegiatan yang positif dan edukatif,” ujarnya.
Menurutnya, karya-karya mural yang dipamerkan peserta memiliki kualitas yang mengesankan. Hasto menilai seni mural tidak hanya mempercantik kawasan bantaran sungai, tetapi juga menghidupkan ruang publik dan memberi energi baru bagi lingkungan sekitar.
“Karyanya bagus-bagus. Bantaran Code bisa diperindah dengan lukisan para seniman sehingga suasana menjadi lebih asri. Bahkan pesertanya datang dari berbagai daerah, termasuk Malang dan Magelang,” tambahnya.
Hasto memastikan program serupa akan diteruskan dan diperluas ke titik-titik lain sepanjang Sungai Code maupun sungai lainnya di Yogyakarta.
“Harapan saya kegiatan seperti ini bisa direplikasi. Sepanjang bantaran Code masih banyak kawasan yang perlu dirawat, dan selama empat tahun saya akan mengawal agar kegiatan seperti ini terus berjalan,” tegasnya.
Ia juga menyebut salah satu karya yang menarik perhatiannya adalah mural buatan siswa SMSR, yang dinilai memiliki detail kuat serta menyampaikan pesan moral sesuai tema.
“Saya melihat karya siswa SMSR sangat detail dan sarat pesan moral. Mulai dari tema Guyub Rukun, Padang Latare, hingga Resik Kaline. Selain indah, karya itu memberi pesan yang mendalam,” ungkapnya.












