Ia menekankan bahwa peran dunia usaha, media, serta berbagai unsur masyarakat lainnya sangat penting agar perlindungan dan pemenuhan hak anak dapat berjalan optimal.
Sementara itu, Ketua APSAI Provinsi Jawa Barat, Dewi Kulsum, menuturkan bahwa berbagai program APSAI selama ini menyasar kebutuhan langsung anak-anak di sekolah. Salah satu program yang telah berjalan yakni pemberian kacamata bagi siswa yang mengalami gangguan penglihatan.
“Sekarang banyak anak dengan minus tinggi. Ada siswa kelas 2 SD yang sudah minus 6, bahkan ada yang sampai minus 12 saat SMA. Ini kondisi yang memprihatinkan, apalagi di era gadget dan pola makan yang kurang sehat,” jelas Dewi.
Ia menambahkan, seluruh program APSAI dilaksanakan secara sinergis dengan pemerintah sebagai wujud kepedulian terhadap kesejahteraan anak di Kota Bandung dan Jawa Barat.
“Dengan dikukuhkannya APSAI Kota Bandung, kami berharap anak-anak dapat tumbuh lebih sehat, nyaman, dan bahagia di kota ini,” tutupnya. (****)












