Akhiri KNM, Mahasiswa USKM Gelar Panen Karya

PANEN KARYA. Para mahasiswa peserta KNM tahun 2026 mengikuti kegiatan Panen Karya yang dibuka langsung Wakil Rektor 1 Bidang Akademik, Aceng Jaelani, MAg di aula USKM

MAJALENGKA, Pesanjabar.com – Program Kerja Nyata Mahasiswa (KNM) Universitas Sindang Kasih Majalengka (USKM) yang berlangsung dari tanggal 26 Januari sampai 26 Februari 2026 akhirnya selesai dilaksanakan. Para mahasiswa USKM yang berasal dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan Program Studi Informatika Fakultas Teknik, mengakhiri kegiatan KNM dengan menggelar Panen Karya bertempat di aula USKM, Jumat sore (27/02/2026).

Acara panen Karya yang merupakan pemaparan hasil kegiatan seluruh kelompok mahasiswa selama KNM, dibuka langsung oleh Wakil Rektor 1 Bidang Akademik Aceng Jaelani, M.Ag. Kegiatan tersebut dihadiri juga para Wakil Dekan, Ketua Prodi, dosen pembimbing lapangan, tenega kependidikan dan para mahasiswa peserta KNM yang secara langsung menghadirkan berbagai produk unggulan dari setiap desa tempatnya KNM yang dipajang dengan rapi seperti halnya kegiatan bazar.

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) USKM, Abas Hidayat, MPd dalam laporannya menjelaskan, jumlah mahasiswa KNM tahun 2026 terdiri dari mahasiswa FKIP Prodi PBSI sebanyak 50 orang, Prodi Pendidikan Matematika 22 orang dan Fakultas Teknik dari Prodi Informatika sebanyak 2 ‎sehingga total seluruhnya 74 orang.

Adapun desa yang dijadikan lokasi pelaksanaan KNM berada di Kabupaten Majalengka yang meliputi Kecamatan Sindang di Desa Indrakila, Kecamatan Rajagaluh di Desa Pajajar dan Desa Kumbung, kemudian Kecamatan Ligung meliputi Desa Gandawesi dan Desa Buntu, Kecamatan Sukahaji di Desa Sukahaji, Kabupaten Cirebon di Desa Waru Duwur, Kabupaten Kuningan di Desa Kertayuga dan Kabupaten Tasikmalaya di Desa Cijulang.

Menurut Abas, para mahasiswa peserta KNM selama mengikuti KNM mereka berusaha melakukan berbagai kegiatan bersama masyarakat untuk memberikan edukasi mengenai berbagai hal yang masih belum diketahui oleh masyarakat. Banyak hal yang merupakan potensi desa belum dikelola secara maksimal karena terbatasnya pengetahuan masyarakat dan hal itu menjadi salahsatu bidang yang menjadi garapan para mahasiswa dalam upaya memberikan solusi demi kemajuan desa.

Laman: 1 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *