Pabrik BYD Indonesia Resmi Beroperasi di Subang, Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik

Pabrik BYD Indonesia resmi beroperasi setelah prosesi Grand Inauguration di Subang Smartpolitan Industrial Park, Kamis (03/09/2026). Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Menteri Perindustrian RI Agus Gumiwang Kartasasmita.

SUBANG.pesanjabar.com – Peresmian fasilitas produksi BYD Indonesia di kawasan Subang Smartpolitan Industrial Park menjadi momentum penting bagi penguatan industri kendaraan listrik sekaligus perkembangan investasi di Kabupaten Subang.

Agenda Grand Inauguration of BYD Indonesia Factory yang mengusung tema “Building Indonesia, Driving the Future” tersebut berlangsung Kamis (03/09/2026) dan dihadiri Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi.

Peresmian fasilitas produksi itu ditandai dengan prosesi Grand Inauguration dan penandatanganan prasasti oleh Menteri Perindustrian RI Agus Gumiwang Kartasasmita sebagai simbol resmi beroperasinya pabrik BYD Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Subang hadir sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Subang terhadap berkembangnya kawasan industri modern serta masuknya investasi strategis di wilayah Kabupaten Subang.

Beroperasinya fasilitas manufaktur BYD di Subang diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap percepatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus memperkuat posisi Subang sebagai salah satu kawasan industri yang berkembang di Jawa Barat.

Rangkaian acara diawali dengan sambutan Vice President of BYD Co Ltd sekaligus General Manager of BYD Asia Pacific Auto Sales Division, Liu Xueliang. Ia menyampaikan bahwa pembangunan fasilitas produksi BYD di Indonesia merupakan bagian dari perjalanan panjang perusahaan dalam mengembangkan new energy vehicle atau kendaraan energi baru.

Selanjutnya, Menteri Perindustrian RI Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan bahwa Jawa Barat merupakan lokasi yang tepat untuk pengembangan fasilitas produksi BYD. Menurutnya, Jawa Barat memiliki posisi strategis sebagai salah satu basis industri manufaktur terkuat di Indonesia.

Sementara itu, Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan menilai peresmian pabrik BYD menjadi momentum penting dalam membangun ekosistem industri kendaraan listrik di Indonesia.

“Hal ini merupakan momentum penting, karena mereka membangun ekosistem,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa kehadiran investasi berskala besar diharapkan tidak berhenti pada operasional satu perusahaan, tetapi mampu mendorong tumbuhnya berbagai industri baru dan kegiatan ekonomi di sekitarnya.

Setelah prosesi peresmian dan penandatanganan prasasti, kegiatan dilanjutkan dengan facility tour atau peninjauan langsung fasilitas produksi pabrik BYD Indonesia.

Peresmian tersebut turut dihadiri unsur kementerian, Gubernur Jawa Barat beserta jajaran Forkopimda Jabar, pimpinan KADIN, serta jajaran direksi dan manajemen BYD Indonesia.

Dari Kabupaten Subang, turut hadir Bupati Subang, Kepala DPMPTSP, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, serta unsur Forkopimda Kabupaten Subang.

Dengan diresmikannya fasilitas produksi tersebut, Subang semakin mendapat perhatian sebagai bagian dari pengembangan industri manufaktur dan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *