Operator Aplikasi Dibekali Pengelolaan Data Digital di Balai UPTD DP2KBP3A Kecamatan Cibogo

SAE/PESANJABAR
Pelatihan Operator/Admin Aplikasi di Balai UPTD Dalduk dan PKK Kecamatan Cibogo

SUBANG.pesanjabar.com – Senin(13/7/2026) Pelatihan Operator/Admin Aplikasi digelar di Balai UPTD Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dalduk dan PKK) Kecamatan Cibogo, Kabupaten Subang, pada 13–14 Juli 2026. Kegiatan yang diprakarsai oleh peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan III Tahun 2026, Icih selaku Action Leader, ini menghadirkan pemateri dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Subang bersama Tim Efektif guna meningkatkan kompetensi operator dan administrator aplikasi dalam pengelolaan sistem digital.

Pelatihan tersebut difokuskan pada peningkatan kemampuan peserta dalam mengoperasikan aplikasi secara efektif sesuai prosedur yang telah ditetapkan. Selain itu, peserta dibekali pemahaman mengenai alur penginputan data, proses validasi, pengelolaan basis data, penyusunan laporan digital, hingga pemanfaatan dashboard monitoring.

Kegiatan berlangsung di Balai UPTD Dalduk dan PKK Kecamatan Cibogo dengan melibatkan operator dan administrator aplikasi dari berbagai unit kerja yang menjadi pengguna sistem. Materi disampaikan secara teoritis dan praktik sehingga peserta dapat memahami penerapan aplikasi dalam mendukung pelayanan dan administrasi.

Pemateri dari Diskominfo Kabupaten Subang bersama Tim Efektif memberikan pendampingan teknis agar setiap peserta mampu mengoperasikan fitur-fitur aplikasi secara optimal. Pendekatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengelolaan data sekaligus memperkuat akurasi informasi yang dihasilkan.

Icih selaku Action Leader PKP Angkatan III Tahun 2026 menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam mendukung transformasi digital di lingkungan kerja.

Melalui peningkatan kompetensi operator dan administrator, implementasi aplikasi diharapkan berjalan lebih efektif, efisien, dan terintegrasi. Dengan demikian, proses pengelolaan data, penyusunan laporan, serta monitoring kinerja dapat dilakukan secara lebih cepat, akurat, dan sesuai standar operasional yang berlaku. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *