Tugu Koperasi Jadi Media Edukasi Sejarah bagi Para Siswa

tasikmalayakota.go.id/PESANJABAR
Kunjungan edukatif ke Tugu Koperasi di Tasikmalaya memberikan pengalaman belajar langsung bagi siswa untuk memahami sejarah gerakan koperasi Indonesia

TASIKMALAYA.pesanjabar.comKunjungan edukatif Tugu Koperasi diikuti para siswa sebagai bagian dari pembelajaran sejarah untuk memperdalam pemahaman mengenai perjalanan gerakan koperasi di Indonesia (27/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di kawasan Tugu Koperasi, Tasikmalaya, ini dirancang agar peserta didik memperoleh pengalaman belajar secara langsung melalui pengenalan salah satu situs bersejarah yang memiliki peran penting dalam perkembangan koperasi nasional.

Selama kunjungan, siswa mendapatkan penjelasan mengenai sejarah berdirinya Tugu Koperasi, pelaksanaan Kongres Koperasi Indonesia, serta perjalanan koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional yang berlandaskan nilai kebersamaan, gotong royong, dan kesejahteraan bersama.

Selain menerima materi, para siswa diajak mengamati berbagai bagian kawasan Tugu Koperasi untuk memahami nilai sejarah yang terkandung di dalamnya. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi sebagai sarana memperdalam wawasan mengenai perkembangan koperasi dan kontribusinya dalam kehidupan masyarakat.

Melalui pembelajaran langsung di lokasi bersejarah, siswa dapat menghubungkan materi yang dipelajari di ruang kelas dengan fakta sejarah di lapangan. Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap sejarah gerakan koperasi di Indonesia.

Kegiatan edukatif ini juga bertujuan menumbuhkan apresiasi siswa terhadap warisan sejarah bangsa sekaligus memperkuat pemahaman mengenai nilai-nilai koperasi. Semangat kebersamaan, tanggung jawab, dan kerja sama yang menjadi dasar gerakan koperasi diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kunjungan ke Tugu Koperasi menjadi salah satu bentuk pembelajaran kontekstual yang mendorong peserta didik belajar secara aktif melalui pengalaman nyata. Dengan metode tersebut, proses pembelajaran sejarah diharapkan menjadi lebih bermakna, interaktif, dan relevan dengan kehidupan masyarakat saat ini. (****)

Source: tasikmalayakota.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *