JAKARTA.pesanjabar.com – Pada Rabu dini hari (25/3), Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya meninjau langsung puncak arus balik Lebaran gelombang pertama di Terminal Terpadu Pulo Gebang. Dalam kunjungan tersebut, mereka juga menyambut kedatangan para peserta mudik gratis serta pemudik dari berbagai wilayah seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sumatera.
Menhub Dudy menjelaskan bahwa puncak arus balik diperkirakan tidak hanya terjadi pada 24–25 Maret (gelombang I), tetapi juga berpotensi meningkat kembali pada 28–29 Maret (gelombang II). Hal ini dipengaruhi oleh adanya kebijakan flexible working arrangement (FWA) yang dimanfaatkan masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan mereka.
Menurutnya, penerapan FWA membantu mengurai kepadatan, terlihat dari kondisi jalan tol yang relatif lebih lancar serta arus kendaraan yang masuk secara bertahap. Ia menilai situasi ini menunjukkan pengelolaan arus mudik dan balik yang semakin baik.
Untuk memastikan kelancaran dan keselamatan, Kementerian Perhubungan telah menerapkan sejumlah langkah, seperti sistem one way nasional, pengaturan rest area dengan skema buka-tutup, serta pembatasan operasional kendaraan berat sumbu tiga selama periode arus balik.












