JAKARTA.pesanjabar.com – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tengah mematangkan penyusunan Peta Jalan NU 2052 sebagai arah strategis organisasi ke depan. Dokumen tersebut direncanakan akan melalui tahapan uji publik dalam rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) 1 Abad NU versi kalender Masehi.
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf menyampaikan hal tersebut saat menghadiri peringatan Harlah ke-103 NU yang digelar di Lobi Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, Senin malam (5/1/2026).
Gus Yahya menjelaskan, PBNU akan menggelar Halaqah Uji Publik sebagai ruang partisipatif bagi para pakar, intelektual, dan ulama untuk menelaah serta memberikan masukan terhadap draf Peta Jalan NU 2052. Uji publik ini bertujuan menyempurnakan substansi dokumen, termasuk mengoreksi kekurangan maupun potensi kekeliruan yang ada.
“Draft road map ini akan kita buka untuk diuji secara publik agar mendapat masukan dari para ahli dan ulama, sebagai bagian dari peringatan 100 tahun Hari Lahir NU versi Masehi,” ujarnya.












