Sosial  

UPTD PPA Ungkap 198 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, Tahun 2025 Jadi Peringatan Serius

deskjabar.pikiran-rakyat.com/PESANJABAR
Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Tasikmalaya mengungkapkan bahwa angka kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak mengalami peningkatan signifikan sepanjang tahun 2025.

TASIKMALAYA.pesanjabar.com – Tahun 2025 menjadi titik penting bagi Kota Tasikmalaya. Di balik berbagai capaian pembangunan fisik, fakta kelam mengenai meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak semakin terlihat jelas dari laporan resmi yang dirilis pemerintah daerah.

UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Tasikmalaya mencatat 198 kasus kekerasan sepanjang tahun 2025, meningkat tajam dari 164 kasus pada tahun 2024. Lonjakan ini memunculkan pertanyaan, apakah Kota Tasikmalaya semakin tidak aman, atau justru masyarakat kini lebih berani melaporkan kasus yang sebelumnya tersembunyi?

Kepala UPTD PPA Kota Tasikmalaya, Epi Mulyana, S.H., M.H., melihat peningkatan kasus dari perspektif yang berbeda. Menurutnya, jumlah laporan yang meningkat menunjukkan bahwa ketakutan korban mulai terkikis.

“Tahun 2024 tercatat 164 kasus, dan per 8 Desember 2025 sudah mencapai 198 kasus. Kenaikan ini terjadi karena korban kini berani bersuara,” ujar Epi, Senin (8/12/2025).

Jenis Kekerasan yang Mendominasi

Dari ratusan laporan tersebut, kasus asusila menempati posisi tertinggi, diikuti oleh Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH), KDRT, persetubuhan anak, serta sengketa hak asuh. Fakta ini mengungkap realitas bahwa pelaku kekerasan seringkali berasal dari lingkungan terdekat korban.

Tantangan Penanganan dan Minimnya Fasilitas

Laman: 1 2

Source: deskjabar.pikiran-rakyat.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *