Ia berharap seleksi ini mampu menghasilkan perwakilan terbaik yang dapat mengharumkan nama Kota Cirebon hingga tingkat provinsi dan nasional. Namun demikian, ia menegaskan bahwa terpilih atau tidaknya peserta bukanlah akhir, melainkan tetap harus menjadi pribadi yang membawa dampak positif di lingkungan masing-masing.
Wali Kota juga mengingatkan tim seleksi untuk menjalankan tugas secara profesional, objektif, transparan, dan adil agar dapat menghasilkan peserta terbaik yang berkualitas dan berintegritas.
Sementara itu, Kepala Kesbangpol Kota Cirebon, Buntoro Tirto, menyampaikan bahwa seleksi tahun ini diikuti oleh 182 peserta yang telah lolos administrasi. Tingginya jumlah peserta menunjukkan antusiasme pelajar yang besar terhadap program Paskibraka.
Ia menjelaskan bahwa terdapat persyaratan tinggi badan, yaitu untuk perempuan minimal 160 cm hingga maksimal 175 cm, dan untuk laki-laki antara 170 cm hingga 180 cm.
Proses seleksi dilakukan secara bertahap dengan sistem gugur berbasis aplikasi. Pada tahap awal, peserta mengikuti tes wawasan kebangsaan, Pancasila Ideologi Pembinaan (PIP), dan tes inteligensia umum secara daring. Tahapan selanjutnya meliputi tes kesehatan, samapta, parade, wawancara, dan lainnya.
Dari seluruh peserta, nantinya akan dipilih 32 orang untuk menjadi anggota Paskibraka tingkat Kota Cirebon, serta dua peserta terbaik yang akan mewakili kota tersebut ke tingkat Provinsi Jawa Barat. (***)












