KKNM Kelompok 17 Desa Cisampih Dapat Arahan Tim Monitoring dan Evaluasi

SAE/PESANJABAR
Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) KKNM Universitas Subang melakukan monitoring program kerja Kelompok 17 di Aula Desa Cisampih, Kecamatan Dawuan, Jumat (14/8/2026).

Pada bidang pengelolaan sampah, mahasiswa merancang program manajemen bank sampah yang dilengkapi dengan pembuatan insinerator, papan edukasi jenis sampah, dan komposter. Program tersebut diarahkan kepada masyarakat Dusun Cinangling dengan target 40 kepala keluarga. Sementara bidang keagamaan mencakup penyaluran Al-Qur’an kepada masyarakat di tiga dusun dan 15 majelis taklim. Adapun bidang lingkungan diarahkan pada penghijauan melalui penanaman pohon dan pemanfaatan lahan.

Tim Monev juga melihat keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan program. Pemerintah desa, Karang Taruna, PKK, Gapoktan, sekolah maupun lembaga lainnya menjadi bagian dari mitra kegiatan. Dukungan masyarakat diberikan dalam bentuk partisipasi aktif, tenaga dan koordinasi, penyediaan tempat atau fasilitas, bantuan konsumsi dan logistik, hingga penyebaran informasi kegiatan.

Dr. Hj. Silvy Sondari Ghazali, S.Psi., M.M., mengatakan monitoring merupakan bagian penting untuk memastikan program KKNM tidak sekadar terlaksana secara administratif, tetapi juga memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

“Melalui monitoring ini kami ingin melihat sejauh mana program yang direncanakan sudah dilaksanakan, bagaimana keterlibatan masyarakat, serta apa saja kendala yang dihadapi mahasiswa. Yang tidak kalah penting adalah bagaimana program tersebut bisa memberikan manfaat dan memiliki keberlanjutan setelah KKNM selesai,” ujar Dr. Silvy.

Menurutnya, mahasiswa perlu terus membangun komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah desa serta masyarakat. Dengan demikian, program yang telah dirancang dapat menyesuaikan dengan kebutuhan sekaligus potensi yang dimiliki Desa Cisampih.

Ia juga mengapresiasi upaya mahasiswa dalam mengangkat persoalan lingkungan dan pengelolaan sampah sebagai bagian dari program pengabdian. Menurutnya, edukasi kepada masyarakat harus berjalan beriringan dengan praktik agar perubahan perilaku dapat tumbuh secara bertahap.

Laman: 1 2 3

Exit mobile version